Site Loader
Ketahui Waktu Terbaik Mengunjungi Bali

Bali adalah salah satu tujuan wisata favorit di Pariwisata Indonesia. Tidak hanya untuk wisatawan lokal tetapi juga untuk wisatawan dari luar Indonesia. Bali selalu menawarkan keindahan alam yang menawan. Di Bali, Anda dapat menikmati keindahan laut, hutan, dan juga keanekaragaman budaya lokal yang terkenal di seluruh dunia.

Mengetahui waktu terbaik untuk traveling ke Bali dapat menjadi hal penting dalam perencanaan Anda sehingga Anda dapat menikmati liburan yang fantastis di Bali, Indonesia. Tapi tahukah Anda kapan waktu yang tepat untuk liburan di Bali? Artikel di bawah ini adalah jawabannya. Tetapi, kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Bali? Jawabannya sangat tergantung pada diri Anda sendiri, karena setiap orang memiliki karakteristik berdasarkan kebutuhan dan tujuan mereka untuk mengunjungi Bali.

Misalnya, jika seorang turis yang datang ke Bali, biasanya akan memilih antara Mei hingga Oktober. Karena pada bulan-bulan itu, cuaca di Bali akan cerah dan cocok untuk berkeliling pulau. Jadi sangat cocok bagi wisatawan dari negara-negara dingin di Eropa untuk merasakan kehangatan matahari di Bali. Itu contohnya. Silakan lanjutkan membaca untuk mencari tahu waktu yang tepat untuk pergi ke Bali.

Berdasarkan Cuaca di Bali

Inilah saatnya berlibur ke Bali berdasarkan cuaca di Bali dan Indonesia. Karena Indonesia terletak di bawah garis khatulistiwa, maka negara ini hanya memiliki dua musim: musim hujan dan musim kemarau. Temukan waktu yang tepat untuk berlibur ke Bali berdasarkan cuaca, di bawah:

1. Musim Hujan (November – April)

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Bali adalah ketika musim hujan terjadi bagi Anda yang ingin menikmati liburan dengan aktivitas bawah laut dan aktivitas dalam ruangan. Pada periode ini curah hujan mungkin sedikit meningkat dan tidak memungkinkan Anda untuk pergi keluar. Suhu pada bulan November – April biasanya hanya mencapai hingga 25 derajat Celcius. Dan dengan kondisi itu, cuaca akan menjadi lembab dan basah.

Namun di musim ini adalah momen terjadinya ombak yang signifikan dan cocok untuk peselancar. Biasanya, pada periode ini para peselancar profesional berbondong-bondong ke Bali untuk menikmati liburan dengan adrenalin mereka untuk menghadapi ombak besar dengan berselancar di Bali. Dan banyak wisatawan menikmati aktivitas bawah laut seperti menyelam untuk melihat keindahan kehidupan laut di Bali ketika musim hujan tiba.

2. Musim Kemarau (Mei – Oktober)

Musim kemarau juga bisa menjadi waktu yang tepat untuk pergi ke Bali. Di musim kemarau, Anda dapat melakukan kegiatan di Bali dengan kegiatan seperti pelacakan dan kegiatan luar ruangan lainnya seperti berkeliling pulau dan mengunjungi kuil. Antara Mei – Oktober, Bali memiliki suhu sekitar 31 derajat Celcius.

Kondisi ini memungkinkan Anda untuk melakukan kegiatan di luar ruangan karena cuacanya sangat cerah. Dengan cuaca yang cerah, Anda dapat melakukan perjalanan ke Bali tanpa takut hujan lebat. Dan bagi Anda yang gemar berselancar juga dimungkinkan sekali untuk liburan di musim kemarau. Terutama bagi Anda yang hanya suka berselancar karena pada periode ini gelombang laut semakin kecil dan sangat cocok untuk peselancar pemula, jadi ini adalah waktu terbaik untuk pergi ke Bali untuk peselancar pemula.

Berdasarkan Hal yang Dapat Dilakukan di Bali

Ada begitu banyak hal yang dapat dilakukan di Bali, seperti berselancar, menyelam, snorkeling, berjemur, hiking, berkeliling Bali, dan banyak hal menarik lainnya di Bali (Baca daftar ahli kami tentang 50 hal yang dapat dilakukan di Bali). Untuk menemukan waktu terbaik untuk pergi ke Bali berdasarkan apa yang akan Anda lakukan di Bali. Inilah jawabannya.

1. Aktivitas Luar Ruang di Bali

Jika Anda ingin liburan ke Bali dengan tujuan jalan-jalan, trekking, snorkeling, atau kegiatan outdoor lainnya, mungkin lebih baik bepergian di musim kemarau. Seperti kebanyakan pulau tropis lainnya, Bali memiliki dua musim yang berbeda, musim hujan dan musim kemarau.

Musim kemarau di Bali tiba dari Mei hingga Oktober, jadi persiapkan penerbangan Anda ke Bali saat ini. Dan mengunjungi Bali pada bulan Mei hingga Oktober akan menjadi pilihan terbaik bagi wisatawan yang suka berkemah dan hiking. Musim hujan jatuh antara November dan April, dan biasanya turun hujan setiap hari setidaknya selama beberapa jam.

2. Berselancar di Bali

Bali adalah tujuan selancar terbaik di Asia Tenggara, jadi tidak heran banyak peselancar merencanakan perjalanan mereka ke Bali hanya untuk berburu ombak terbaik. Nah, jika Anda adalah orang yang suka dan memiliki hobi berselancar, ada baiknya untuk mengetahui tentang pola gelombang di sana. Selama November – April, pantai timur Bali akan memiliki ombak besar, jadi ini saat yang tepat bagi peselancar profesional untuk menaklukkan ombak liar di Bali.

Kemudian pada bulan April hingga Oktober, pantai barat Bali mendapatkan angin kencang dan besar untuk ombak berukuran sedang, yang cocok untuk peselancar tingkat menengah dan tingkat lanjut. Untuk pemula, waktu terbaik untuk bepergian ke Bali adalah dari bulan Maret – November, dan Anda bisa belajar berselancar di pantai selatan, seperti ombak bersahabat dan cuaca yang menyenangkan.

3. Musim Tinggi & Musim Rendah di Bali

Selain menyadari pola cuaca di Bali, penting juga bagi para pelancong untuk sadar akan musim padat di sana. Karena popularitasnya sebagai tujuan wisata dunia, Bali memiliki musim tinggi dan musim rendah. Jika Anda ingin liburan yang santai di sana, maka hindari mengunjungi Bali pada bulan Juli, Agustus, dan September. Periode ini adalah bulan tersibuk karena banyak turis yang berlibur bulan itu. Apalagi saat liburan Natal dan Tahun Baru, Bali akan dipenuhi oleh wisatawan lokal dan asing. Bagi Anda yang pergi ke Bali untuk mendapatkan suasana damai, Anda bisa datang selain musim liburan.

Bulan Terbaik untuk Mengunjungi Bali

Berikut adalah beberapa bulan terbaik untuk mengunjungi Bali, jadi gunakan informasi ini untuk kebutuhan kunjungan Anda dan sesuaikan rencana liburan ke Bali yang telah Anda persiapkan. Jadi, apa bulan terbaik untuk mengunjungi Bali? Baca terus.

Mei

Kondisi alam di Pulau Bali pada bulan Mei cukup nyaman, artinya tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Setelah hujan sejak Desember hingga pertengahan April, kondisi alam di bulan Mei jauh lebih baik. Waktu ini adalah waktu yang tepat bagi Anda yang ingin mengunjungi Bali tanpa merasakan panas yang berlebihan.

Juni

June menjadi waktu yang paling tepat untuk kamu yang suka layang-layang. Pada bulan Juni biasanya akan diadakan festival tahunan atau acara khas pulau Bali. Terutama ini juga musim liburan, jadi pengunjungnya sangat ramai.

Juli

Temperatur pada bulan Juli dapat berkisar dari 30 derajat Celcius, dan ini akan menjadi waktu yang cocok untuk pecinta selancar dan mungkin waktu terbaik untuk mengunjungi Bali untuk surfer.

Agustus

Periode ini adalah bulan terpanas di Bali Indonesia, jadi ketika Anda pergi ke pantai, maka tubuh Anda akan terasa panas saat ini jika Anda tidak menggunakan sunblock.

September

September ternyata menjadi waktu favorit bagi para wisatawan. Pasalnya di bulan ini wisatawan, dapat menikmati matahari terbenam yang cerah dan indah di pantai Bali. Curah hujan yang rendah membuat Bali terasa santai dan nyaman, juga bulan ini adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Bali tetapi bulan ini adalah bulan yang sibuk.

Kesimpulan

Bali adalah salah satu provinsi terbaik di Indonesia. Dan seperti daerah lain di Indonesia, cuaca Bali adalah tropis yang cocok untuk kegiatan pantai seperti selancar dan berjemur. Waktu terbaik tahun untuk mengunjungi Bali adalah ketika Mei – Juli dan menghindari mengunjungi Bali ketika musim ramai datang antara Juli – September. Jadi, waktu terbaik untuk mengunjungi Indonesia dan Bali adalah dari Mei hingga Juli di setiap tahun.